Apa Itu Functional Medicine

Functional Medicine (FM) adalah prinsip pendekatan medis yang menekankan pada root cause atau akar masalah dari suatu gangguan kesehatan (penyakit).

Konsep ini pertama kali dicetuskan oleh dr. Jeffrey Bland, PhD., seorang ahli biokimia yang merupakan co-founder I nstitute for Functional Medicine (IFM)  yang didirikan pada tahun 1991. dr. Bland melihat perlunya perubahan sistem dalam dunia kesehatan dari Disease Care (dokter memberi obat berdasarkan nama diagnosis penyakit atau bentuk gejala yang dialami pasien) menjadi Health Care (Pasien mendapatkan pengetahuan lengkap dari dokter tentang kondisi tubuhnya lalu bekerja sama dengan dokter memperbaiki kondisi secara holistik dengan atau tanpa melibatkan penggunaan obat-obatan).

Dalam FM, seorang dokter akan benar-benar mencari sebab utama dari gangguan kesehatan yang dialami pasien (bukan hanya sekedar mengobati gejalanya). 

Conventional medicine (CM) atau praktek medis konvensional (bentuk praktek medis yang umum dilakukan sampai saat ini) cenderung lebih cocok diterapkan untuk menangani kasus-kasus akut dan darurat (emergency) yang memerlukan tindakan medis cepat dan akurat. Pada kasus-kasus kronis, CM cenderung hanya berfokus mengatasi gejala atau manifestasi klinis yang tampak, sedangkan FM prinsipnya menemukan akar penyebab penyakitnya (bukan hanya mengatasi gejala) dengan tujuan supaya pasien dapat merasakan kesembuhan yang nyata dan lebih lama sehingga tidak harus selalu bergantung pada konsumsi obat.

Mengapa Anda Sebaiknya Memilih Praktisi Functional Medicine

Functional Medicine Principal
Dokter yang menjalankan praktek Functional Medicine berinteraksi dengan lebih baik terhadap pasiennya. Solusinya tidak selalu berupa obat, tetapi biasanya lebih tepat.

Apabila anda sudah cukup lama merasakan gejala-gejala yang mengganggu keseharian, cukup bandel dengan obat yang sudah biasa anda konsumsi, anda perlu mempertimbangkan mencari akar penyebab masalah tersebut dan mendapat jawaban yang tepat sehingga mampu mencapai kesembuhan yang maksimal.

Seorang praktisi FM melakukan praktek medisnya berdasarkan prinsip FM yang mana ia akan melihat suatu kasus berdasarkan akarnya. Praktisi FM dapat membantu anda memahami mengapa anda sakit dan bagaimana cara mengatasinya. Praktisi FM akan mengajak pasien untuk ikut berpartisipasi dalam kesembuhannya sendiri, tidak hanya menyuruh pasien untuk meminum obat.

Jangan Buang Waktu Anda Dengan Praktisi Functional Medicine, Bila...
  • Anda lebih suka cara singkat dengan minum obat tanpa merasa perlu tahu mengapa anda sakit.

  • Anda tidak sepenuhnya siap merubah gaya hidup anda menjadi lebih sehat

  • Anda sudah cukup senang dengan kondisi anda sekarang.

  • Anda merasa keberatan jika harus berkonsultasi (tatap muka) cukup lama dengan dokter.

  • Anda merasa keberatan untuk menjalani beberapa jenis pemeriksaan laboratorium fungsional yang mungkin akan disarankan oleh dokter.

© 2017-2020 Qorry Agustin. All rights reserved