Functional Medicine, Sistem Kesehatan Paling Menguntungkan Semua Pihak (Dalam Konteks Penanganan Pen


Ditengah kondisi pandemi Covid-19 sekarang ini, aplikasi pendekatan Functional Medicine dalam kesehatan menjadi semakin relevan dan penting. Kali ini kita akan membahas peran penting Functional Medicine dalam kesehatan manusia termasuk dalam penanganan pandemi.



Kondisi Kesehatan Indonesia & Dunia Masa Kini


Indonesia & dunia saat ini cenderung menghadapi masalah kesehatan dengan pola yang sama, yakni persentase penyakit kronis mendominasi (dibanding penyakit infeksi).


Hipertensi, obesitas, diabetes, penyakit jantung, kanker, autoimun hingga keluhan-keluhan yang dianggap sepele namun berkepanjangan menghiasi hari-hari kita. Penyebab kematian saat ini juga bergeser, mayoritas kematian disebabkan oleh penyakit kronis yang mencapai kondisi terminal (autoimun, kanker, stroke, penyakit jantung berat).


Bergesernya trend problem kesehatan ke arah penyakit kronis disebabkan oleh adanya ketidakcocokan antara pola genetis manusia dengan lingkungannya.


Pola genetis manusia saat dulu diciptakan (nenek moyang kita) sangat kompleks dan komplit, dan pola ini menuntut interaksi yang konsisten dengan alam (lingkungan). Kondisi alam kita yang cepat berubah (tidak konsisten) menimbulkan ketidakcocokan dengan pola genetis yang cenderung sama di setiap generasi. Manusia adalah makhluk yang mampu beradaptasi dengan keadaan lingkungannya, salah satu akibat dari proses adaptasi ini adalah munculnya berbagai jenis keluhan kesehatan yang kita hadapi saat ini.


Sebagai contoh, nenek moyang kita dulu bahkan mampu memproduksi vitamin C secara mandiri di dalam tubuhnya. Kemampuan ini tak lagi ada pada kita sejak kurang lebih 40-61 juta tahun yang lalu, akibat perubahan iklim di bumi dan pola konsumsi pangan manusia. Perubahan lingkungan yang sangat cepat menyebabkan gen yang terkait dalam proses produksi vitamin C dalam tubuh kita tak lagi berfungsi dan kebutuhan vitamin C manusia modern sepenuhnya bergantung dari luar.


Penelitian-penelitian terkini menunjukkan bahwa kondisi iklim, pencemaran udara-air-tanah dan pola makan manusia modern yang cenderung tinggi karbohidrat & gula, yang kita sebut sebagai ‘faktor epigenetis’ adalah hal-hal yang punya pengaruh utama terhadap kondisi kesehatan kita secara general, berujung pada meningkatnya kejadian penyakit kronis.



Covid19 Kaitannya dengan Penyakit Comorbid


Dalam situasi Covid-19 saat ini, hasil penelitian menunjukkan bahwa kasus-kasus berat mayoritas disertai dengan penyakit lain yang mendasari (comorbid). Penyakit-penyakit ini termasuk dalam golongan penyakit kronis, seperti hipertensi, diabetes, penyakit jantung, penyakit paru kronis, dll.


Akar masalah dari penyakit kronis adalah ‘unresolved inflammation’ atau proses inflamasi jangka panjang yang tak mampu diselesaikan oleh sistem imun kita karena sistem imun mengalami ketidakseimbangan.


Orang-orang dengan level baseline inflamasi yang sudah tinggi seperti ini, jika mengalami infeksi SARS Cov 2 mereka akan semakin mudah mengalami ‘cytokine storm’ atau badai sitokin yang menjadi penyebab kematian pada kasus Covid-19.



Apa itu Functional Medicine (FM) & Siapa yang Diuntungkan?


Untuk memperkuat ketahanan tubuh kita terhadap serangan virus ini, kita harus menurunkan baseline inflamasi serendah mungkin sehingga jika terinfeksi, kita masih punya cukup ruang untuk mencapai pemulihan sistem imun setelah berperang melawan virus, menghindarkan kita dari kondisi badai sitokin.


FM adalah pendekatan medis abad 21 yang paling tepat digunakan untuk menghadapi situasi pandemi saat ini, yang merupakan suatu ‘root cause medicine’, fokus pada pencarian akar masalah suatu penyakit.


Praktisi FM membantu pasien mengenali kondisi kesehatan tubuhnya sendiri dan apa yang diperlukannya untuk dapat memperbaiki diri menuju tujuan sehat yang diinginkan. Hal ini dilakukan melalui penggalian riwayat kesehatan yang mendalam dan lengkap sejak sebelum dilahirkan, mengidentifikasi ketidakseimbangan metabolisme seperti apa yang dialami dan tes laboratorium apa saja yang dapat dilakukan untuk selanjutnya dapat menentukan rencana personal yang diperlukan pasien untuk mencapai tujuannya.


Dengan menerapkan FM, kita dapat menekan level baseline inflamasi seseorang serendah mungkin dengan mengaplikasikan pola hidup sehat & diet yang paling tepat sesuai kebutuhan personalnya.


Jika hal ini digerakkan oleh pemerintah dalam skala besar, bisa kita bayangkan berapa banyak pasien Covid-19 yang dapat sembuh dan selamat dari infeksi, karena mereka masih punya ruang yang cukup untuk memberi kesempatan sistem imun memulihkan proses inflamasinya, sehingga dampak kesehatan, sosial & ekonomi dapat ditekan serendah mungkin. Tentu saja jika hal ini terjadi, semua pihak akan diuntungkan, mulai dari pasien (masyarakat), tenaga kesehatan termasuk dokter & pemerintah sendiri.


Bagaimana pendapat anda? Sistem kesehatan seperti apa yang menurut anda tepat untuk mengatasi penyakit kronis dan mempersiapkan manusia dalam menghadapi pandemi-pandemi selanjutnya?



Referensi:

#functionalmedicine #kedokteranfungsional #indonesiasehat #covid #viruscovid #coronavirus #inflamasi #pemerintah #rakyat #pasien #dokter #indonesia #indonesiasehat #provider #healthcareprovider #healthcarenotsickcare

© 2017-2020 Qorry Agustin. All rights reserved