Mengapa Harus Menyeimbangkan Hormon


Kanker payudara, kanker serviks, infertilitas, mioma, kista, PCOS, tumor jinak, kanker prostat, gangguan seksual, diabetes, hingga penyakit tiroid merupakan kelompok penyakit kronis yang sangat terkait erat dengan keseimbangan hormonal.


Pria & wanita yang hidup di jaman modern saat ini sangat rentan mengalami ketidakseimbangan hormon yang berujung pada berbagai masalah diatas. Bahkan, di tahun 2015 Indonesia mendapat predikat sebagai negara dengan jumlah penderita penyakit tiroid tertinggi di Asia Tenggara.


Hormon manusia saling terkait satu sama lain karena adanya komunikasi antar kelenjar penghasil hormon sebagai upaya menjaga keseimbangan hormonal secara general. Contohnya ketika kita mengalami stress psikologis berkepanjangan, hormon stress kita (cortisol) yang dihasilkan oleh kelenjar adrenal akan terus menerus berada pada level yang tinggi. Hal ini akan memberi sinyal pada kelenjar gonadal (ovarium & testis) untuk menyesuaikan diri sehingga dapat berakibat rendahnya produksi progesteron yang berujung pada penyakit-penyakit akibat estrogen yang lebih dominan (Estrogen Dominance Syndrome) seperti masalah di payudara atau organ reproduksi (prostat, rahim, serviks, dll).


Dalam dunia medis konvensional selama ini, penanganan penyakit hormonal masih fokus pada mengurangi atau menghilangkan gejalanya saja, bukan pada root cause atau akar masalah dari gejala itu sendiri.


Sebagai contoh, gangguan pola menstruasi yang terjadi akibat estrogen dominance diatasi menggunakan obat-obat hormonal tanpa upaya untuk mengembalikan keseimbangan alami hormonnya sendiri. Ini berakibat kembalinya gejala setelah obat hormon habis.


Di dalam Functional Medicine, penanganan utama penyakit-penyakit tersebut adalah dengan mengembalikan keseimbangan hormonnya. Ini dilakukan dengan memperbaiki akar masalah yang menyebabkan ketidakseimbangan itu sendiri, misalnya karena pola makan yang tidak tepat, stress psikologis atau gangguan tidur berkepanjangan, toksin lingkungan atau kebiasaan hidup (lifestyle) yang buruk lainnya. Ketika semua faktor tersebut sudah berada pada level optimalnya, maka fungsi organ-organ penghasil hormon dapat kembali baik dan keseimbangan hormon akan dicapai.


Keuntungan dari pendekatan Functional Medicine dalam menyeimbangkan hormon adalah kemampuan tubuh kita mencapai keseimbangan secara alami sehingga mengurangi ketergantungan terhadap obat-obatan dan memperkecil resiko efek samping jangka panjangnya.


Bagaimana dengan anda, langkah mana yang akan anda tempuh dalam mencapai keseimbangan hormon?


Bagi anda yang ingin menyeimbangkan hormon dengan mudah di rumah tanpa perlu tes, silahkan mengikuti program ‘Women’s Health At Home’ dari Kucala Medical Center dimana anda akan dibimbing secara bertahap selama 10 minggu dan mendapat kesempatan berbagi pengalaman & tips bersama teman-teman seperjuangan dalam satu grup khusus.


Bagi anda yang ingin tahu lebih jauh kondisi hormonal anda dan bagaimana mengatasi ketidakseimbangan hormon dengan cepat & tepat, silahkan mengikuti program ‘FM Lab Test Consultation & Interpretation’ dimana anda akan berkonsultasi dengan dokter secara personal mengenai masalah hormonal yang ditemukan dari hasil tes hormon.


#hormonalimbalance #ketidakseimbanganhormon #penyakithormonal #kesehatanhormonal #mioma #kista #pms #pcos #kanker #kankerserviks #kankerpayudara #kankerrahim #indonesiasehat #holistik #natural #nutrisi #gayahidup #infertilitas #kistapayudara #kistaovarium #penyakitkronis #manajemenpenyakitkronis #indonesiabebaspenyakitkronis #eatclean #cleaneating #foodismedicine #organic #organik #functionalmedicine #kucalamedicalcenter #keseimbanganhormon

© 2017-2020 Qorry Agustin. All rights reserved